DLHK Kukar Rencanakan TPA Baru untuk Atasi Masalah Sampah di Tenggarong
(Sekretaris DLHK Kukar Taufiq/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengupayakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru guna mengatasi permasalahan
sampah di Kecamatan Tenggarong.
Langkah ini diambil karena
TPA Bekotok yang selama ini digunakan sudah berumur dan membutuhkan
optimalisasi dalam pengelolaan limbah.
Hal ini diungkapkan
Sekretaris DLHK Kukar, Taufiq. Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih
dalam tahap kajian terhadap tiga lokasi potensial sebagai TPA nantinya .
“Untuk lokasi yang kita
kaji daat ini ada Desa Rapak Lambur, Kelurahan Jahab, dan Kelurahan Loa Ipuh.
Ketiga lokasi ini dipilih dengan mempertimbangkan luas lahan minimal lima
hektare serta lokasinya yang jauh dari permukiman warga.” ungkap Taufiq saat
diwawancarai awak media belum lama ini.
Taufiq juga mengungkapkan,
berbeda dari TPA Bekotok, dalam hal ini DLHK berencana menerapkan sistem
controlled landfill.
“Rencananya sistem ini
nantinya akan menggunakan metode pengelolaan sampah yang lebih terkontrol
dibanding sistem open dumping.” Katanya
Lebih lanjut, Taufiq
menyebutkan keunggulan dari metode sistem controlled landfill tersebut akan
berpengaruh terhadap beberapa hal. Mulai dari pengurangan dampak lingkungan,
pemanfaatan lahan yang lebih efisien, serta peningkatan kestabilan area
TPA.
Guna merealisasikan metode
tersebut, Sekertaris DLHK Kukar ini juga menekankan bahwa berbagai fasilitas
pendukung harus disiapkan, seperti saluran drainase, kolam penampungan lindi,
fasilitas pengendalian gas metana, pos operasional, serta alat berat untuk
pemadatan sampah.
"Dalam sistem ini,
sampah akan dikumpulkan di pos penyortiran, kemudian dipindahkan ke lokasi yang
sudah ditentukan, dipadatkan, lalu ditutup dengan tanah," jelasnya.
Ia juga menambahkan,
sembari menunggu hasil kajian dan rencana pembangunan TPA baru, DLHK Kukar
tetap fokus menangani masalah sampah dengan mengoptimalkan TPS3R (Tempat
Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).
Menurutnya melalui
pendekatan ini, sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa diolah kembali untuk
mengurangi jumlah limbah yang berakhir di TPA.
"Kami berharap lokasi
yang dipilih nantinya tidak memerlukan pembebasan lahan warga. Saat ini, Loa
Ipuh Darat menjadi lokasi yang paling potensial untuk pembangunan TPA baru.” tutupnya
(adv/tan)